Tujuan:
1. Anak-anak
memiliki komunitas untuk usaha mereka yang akan mendorong satu sama lainnya
2. Anak
memiliki motivasi tinggi untuk memulai usaha mereka
Aktifitas:
Mentor menciptakan lingkungan yang kondusif buat mereka
menjadi pengusaha. Mengingat sedikitnya anak yang tertarik untuk menjadi
pengusaha di masing-masing daerah, maka dilakukan per kelompok supaya bisa belajar
satu sama lainnya.
Yang akan mereka lakukan adalah sharing ide mereka dan
mendiskusikannya. Mereka perlu bertemu dalam kelompok-kelompok secara rutin
supaya semangat mereka terjaga dan mereka memiliki pengalaman dari anak lain.
Tema yang menjadi diskusi mereka adalah hasil pengamatan usaha yang telah
mereka lakukan.
Hal-hal yang perlu dilakukan oleh Mentor:
·
Mentor menyediakan majalah ataupun informasi
yang berhubungan dengan usaha. Anak akan mengakses majalah atau informasi
tersebut minimal seminggu sekali.
·
Mentor menyediakan kesempatan buat anak untuk
berhubungan dengan pengusaha-pengusaha di daerah anak.
·
Mentor menyediakan satu mentor khusus untuk
anak ini. Mentor tersebut merupakan pengusaha yang
memiliki hati untuk membimbing pengusaha baru.
Evaluasi:
1. Cermati
anak-anak yang memiliki minat yang mendalam dalam wirausaha, hal ini bisa
dilihat dari keaktifan mereka dalam proses mencari informasi dan berdiskusi.
2. Jika
ada anak yang tidak aktif, tolong cari tahu penyebabnya, jika anak tidak
tertarik dengan program ini maka anak bisa mundur dari program ini.
3. Jika
ada kesulitan yang dihadapi anak dan mentor, silahkan untuk dibicarakan dengan orang yang lebih tahu. Proses ini masih proses
seleksi sehingga anak diperkenankan mundur jika memang tidak siap untuk proses
berikutnya.
Bagus Pak, terima kasih... salam kenal.
BalasHapusSecara teknis apakah ada kurikulumnya? karena masalah terbesar sepertinya bukan di pengetahuan.
BalasHapus